Penjajah Belanda Merasa Terdzolimi oleh Indonesia

Penjajah Belanda Merasa Terdzolimi oleh Indonesia

Sudah merampas dan menguras merasa tersakiti oleh bangsa Indonesia.  Era dimana ketika Belanda hendak meninggalkan Indonesia, banyak tersiksa oleh pemuda pemuda Indonesia. “ Sakjane karepe pie” ? era dimana Belanda mengalami traumatis, pasca kemerdekaan Indonesia. Saat menurunnya strata/ras mereka, yang semula pada kedudukan tinggi menjadi berkedudukan rendah. Ketika orang bule lewat di tengah kerumunan warga menjadi sebuah ketakutan bagi mereka pada masa itu. Dan hampir 350 tahun berhasil melakukan pengurasan sumber daya di Indonesia. Dan ketika hendak dibahas lagi pada masa era itu, mereka merasa terdzolimi. Itulah sebuah catatan kecil dari mas Boni saat acara literasi karya tulis di perpustakaan Bung Karno.

Hal ini menjadi catatan menarik dan perlu untuk dikaji ulang dalam pemikiran pemikiran tulisan. Sudah menjajah tidak menerima keberadaanya. Malah merasa tertindas dan dianggap mungkin melanggar ham jika dikontekskan dengan situasi saat ini. Istilah dalam Bahasa jawa “ nglenyit pol “ para bangsa belanda sampai dengan anak turun yang hidup di saat ini.

Ada baiknya jika kita dalam meneliti masalah ini kita melakukan beberapa pendekatan sejarah agar bisa kebenaran dan fakta yang terjadi saat itu. Beberapa pendekatan yang bisa kita lakukan :

  1. Pencarian sumber sejarah primer ( saksi mata, buku buku yang terbit saat itu, koran saat itu, foto dll )
  2. Kritik sumber baik internal maupun eksternal
  3. Sintesa
  4. Intrepetasi
  5. Histografi

Dalam penulisan ilmiah popular harus banyak kaliat aktif. Gagasan umum logis dan dapat dimengerti oleh public. Dengan alur cerita deduktif, bertutur dan kalimat yang terkandung di dalamnya tidak berbelit belit. Begitulah catatan sekilas, semoga bermanfaat