Prasasti Kinwu atau Prasasti Kinewu ditemukan di Klampok Jiwut Blitar

Prasasti Kinwu atau Prasasti Kinewu ditemukan di Klampok Jiwut Blitar

Prasasti Kinwu merupakan prasasti yang ditemukan pada tahun 1956 di dukuh Klampok desa Jiwut kecamatan Nglegok Blitar. Prasasti Kinwu ini berdasar penanggalan pada 12 November 907 M. Sedangkan penanggalan tertulis 12 sulakpaksa ( paroterang ) bulan margasina tahun 829 Saka.

Apabila di telaah lebih lanjut dan perlu studi literasi lebih lanjut. Apakah Prasasti Kinwu ini merupakan prasasti Blitar yang pertama yang menceritakan tentang keberadaan Blitar sudah ada pada tahun 19 November 907 M. Namun menurut buku Napak Tilas Jejak Jejak Kaki Wong Blitar dari masa ke masa. Menyebutkan bahwa keberadaan Blitar sudah ada sekitar 1000 tahun yang lalu. Keberadaan Blitar sudah ada sejak seribu tahun silam. Yakni dibuktikan dengan adanya komunitas atau “wangsa” atau “negara” yang tertuang dalam Prasasti Kinwu yang dikeluarkan oleh Maharaja Rakai Bitung dari kerajaan mataram lama (penetapan keswastantraan sima Kinwu ). Meskipun hanya sebuah piagam perpindahan hak kepemilikan tanah yang dibuat oleh komunitas kecil, namun telah menunjukan adanya kehidupan bersama dalam sebuah kepatuhan yang perlu ditegakan (Den Mardiono Gudel, 2018 :1 )

Referensi Bahan Bacaan Buku Lebih lanjut :

  1. Brandes 1913, OJO, XXVI:33
  2. Suhadi & Richadiana, 1996:30 – 32

Diskripsi Prasasti memiliki tinggi 122 cm, lebar 60 cm dan tebal 40 cm. Untuk tulisan hurufnya di ukir di belakang arca Ganesha. Arca Ganesha digambarkan dalam sikap duduk utkutikasana diatas lapik berbentuk segi empat susun dua dan berhiaskan Padma. Memakai mahkota kirita makuta. wajah berbentuk gajah, tangan kanan depan membawa gading, tangan kiri depan memegang mangkok ( patra ) sedang tangan kanan belakang membawa paracu ( kapak ) dan tangan kiri belakang membawa aksamala. Arca memakai hiasan berupa anting anting ( kundala ), kalung ( hara ), tali kasta upawita, kelat bahu ( keyura ), gelang tangan, ikat pinggul katibanda dan gelang kaki pada bagian belakang stella terdapat tulisan jawa kuno,

Isi tulisan tersebut adalah :

  1. Swasti cakawarsatïta 829 margasiramasa tithi dwa
  2. daḉi ḉuklapaksa ha wa cu wara bharanïnaksatra siddhayoga yamadewata
  3. tatkala nikanang rama i kinwu watak randaman inanugrahan de ḉri maharaja
  4. Wakutura dyah ba ( ) itung ḉrï iḉwara kecawasamarottungga mwang mahamantri ḉrï dakso
  5. ttama wajrabahu pratipaksaksaya sambandhanyanninanugrahan müla sawah katajyanan kmi
  6. takannikanang rama lamwii 6 tampah 3 kadik 28 gawai 8 kunang sangkari durbbalanikanang rama
  7. i kinwu tan wnang umijillakan drabyahaji nikang samangkana jarïya manambah i rakryan ni randaman pu
  8. wama mamalaku manglébiha sawah tlas wyayanya tumama mas pagëh ka 3 su 1 ha
  9. dangan 1 masuya su 1 maparah i sang juru mas su 2 kinabaihannira pjah pwa rakryan ni randaman lumah i
  10. tambla tapwan linapih sawah nikang rama jarïya mangabarat manamakan ya mas ka 5 i ḉri maharaja mwang ra

dalam terjemahan bahasa Indonesia :

Bahwa Sri Maharaja Rake Watu Kura Dyah Balitung Sri Iswara Kesawa Samarotungga memberikan hadiah kepada kepala desa di desa Kinwu berupa pembebasan pajak. Karena ada keluhan dari warga Kinwu, sehingga tidak mampu menggarap sawah. Desa Kinwu memerlukan penelusuran lebih lanjut, apakah Kinwu itu daerah Klampok Jiwut atau daerah lain? mari tetap terus belajar

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.