Kaum Pedagang Makam sebagai Literasi Jembatan Perjuangan Bung Karno

Memberikan warna dunia yang tak terlihat, membangun ruang-ruang imajiner di kalangan pembaca tentang tanah Bhumi Laya Ika Tantra Adi Raja. Dengan menuangkan segelas “cengkir” ( kencenging pikir ) dari sesuatu yang tampak sederhana yakni para pedagang di sekitar Makam Bung Karno. Disambungkan dengan sesuatu yang sudah mati secara jasad, namun masih hidup terus secara pemikiran … Read more